Posts

Showing posts with the label Sosialisme

Agitasi dan Propaganda

Oleh Duncan Hallas Seorang perintis Sosialis di Rusia, Plekhanov, menunjukkan sebuah konsekuensi yang penting dari pembedaan ini. “Seorang propagandis menyajikan banyak gagasan ke satu atau sedikit orang; seorang agitator menyajikan hanya satu atau sedikit gagasan, tetapi menyajikannya ke sejumlah besar orang (a mass of people)”. Seperti semua generalisasi yang seperti itu, pernyataan di atas jangan dipahami secara sangat harfiah. Propaganda, dalam keadaan yang menguntungkan, bisa meraih ribuan atau puluhan ribu orang. Dan ‘sejumlah besar orang’ yang dicapai oleh agitasi jumlahnya sangat tidak tetap. Sekalipun demikian, inti dari pernyataan Plekhanov itu memiliki landasan yang kuat (sound). Banyak gagasan ke sedikit orang Lenin, dalam "What is to be done", mengembangkan gagasan ini: "Seorang propagandis yang, katakanlah, berurusan dengan persoalan pengangguran, mesti menjelaskan watak kapitalistis dari krisis, sebab dari tak terhindarkannya krisis dalam masyarakat moder...

Teori Alienasi Sosialis

Oleh Ernest Mandel Tidak dapat diragukan anda telah mendengar teori alienasi Sosialis. Kemunculan regularisasi dan jeneralisasi produksi komoditas berhubungan secara langsung dengan karakter yang meluas dari fenomena alienasi tersebut Kita tidak dapat bergulat dengan aspek pertanyaan tersebut tetapi adalah sangat penting untuk memberikan perhatian untuknya, karena sejarah perdagangan meliputi lebih dari era kapitalis. Hal tersebut juga termasuk produksi komoditas skala kecil, yang akan kita diskusikan nanti. Juga terdapat sebuah masyarakat paska kapitalis yang berdasarkan atas komoditas, masyarakat transisional antara kapitalisme dan sosialisme, seperti masyarakat Soviet hari ini, karena Soviet masih bergantung dalam tingkatan yang besar pada pondasi produksi nilai tukar. Saat kita sudah memahami karakteristik pokok tertentu dari masyarkat berdasarkan komoditas, kita dapat dengan siap melihat kenapa tidak mungkin untuk menaklukan fenomena tertentu dari alienasi dalam periode transisi ...

Teori Ekonomi Sosialis - Komoditi, Nilai Guna dan Nilai Tukar

Oleh Ernest Mandel Kita sekarang telah mengembangkan beberapa definisi dasar yang akan digunakan sepanjang penjelasan selanjutnya. Beberapa yang lainnya harus ditambahkan pada poin tersebut. Setiap produk dari kerja manusia normalnya memiliki kegunaan, dia harus bisa memuaskan kebutuhan manusia. Kita oleh karena itu dapat mengatakan bahwa setiap produk kerja manusia memiliki nilai guna. Istilah “nilai guna” akan, bagaimanapun juga, digunakan dalam dua makna yang berbeda. Kita akan berbicara nilai guna sebuah komoditas; kita juga akan berbicara tentang nilai guna, saat kita merujuk, sebagai contoh, pada sebuah masyarakat dimana hanya nilai guna yang dihasilkan, itu untuk mengatakan, dimana produk diciptakan untuk konsumsi langsung baik oleh produsen itu sendiri atau oleh klas berkuasa yang mengambil alihnya. Bersama dengan nilai guna tersebut, sebuah produk kerja manusia dapat juga memiliki nilai yang lain, sebuah nilai tukar. Hal tersebut dapat dihasilkan untuk pertukaran di pasar, de...

Teori Ekonomi Sosialis - Produk Surplus Sosial

Oleh Ernest Mandel Selama produktivitas kerja tetap pada tingkat dimana satu orang hanya dapat menghasilkan cukup untuk kebutuhan hidupnya sendiri, pembagian sosial tidak terjadi dan diferensiasi sosial apapun didalam masyarakat adalah tidak mungkin. Dibawah kondisi tersebut, semua orang adalah produsen dan mereka semua ada pada tingkat ekonomi yang sama. Setiap peningkatan dalam produktivitas kerja melewati titik rendah tersebut membuat surplus kecil menjadi mungkin, dan seketika terdapat surplus produk, seketika dua tangan manusia dapat memproduksi lebih dari yang dia butuhkan untuk kebutuhan hidupnya sendiri, kemudian kondisi telah dibentuk untuk sebuah perjuangan bagaimana surplus tersebut akan dibagikan. Sejak saat ini, pengeluarkan total kelompok sosial tidak lagi terdiri hanya dari kerja kebutuhan untuk keberlangsungan hidup produsennya. Beberapa dari hasil kerja tersebut sekarang dapat digunakan untuk melepaskan sebuah seksi masyarakat dari kewajiban untuk berkerja demi ...

Revolusi Sosialis dan Perjuangan Untuk Demokrasi

Oleh V.I.L. Revolusi Sosialis bukanlah sesuatu tindakan tunggal, bukanlah suatu pertempuran tunggal dalam satu barisan yang tunggal, namun adalah keseluruhan jaman konflik-konflik klas yang semakin intensif, sebuah rangkaian panjang pertempuran di seluruh front, iaitu pertempuran seputar semua masalah ekonomi, sosial dan politik, yang dapat memuncak hanya dalam pengambilalihan hak-milik kaum borjuasi. Akan menjadi kesalahan pokok untuk menganggap bahawa perjuangan untuk demokrasi dapat membelokkan proletariat dari revolusi sosialis, atau menghalang-halangi, atau mengaburkannya, dsb. Sebaliknya, seperti halnya sosialisme tidak dapat menang kecuali kalau sosialisme memajukan demokrasi seutuhnya, maka proletariat tidak akan mampu menyiapkan kemenangan terhadap borjuasi kecuali kalau proletariat melancarkan perjuangan yang luas, konsisten dan revolusioner untuk demokrasi. Akan juga menjadi kesalahan untuk menghilangkan poin apapun dari program demokratik, sebagai contoh, poin hak pene...